SMK Negeri 1 Kalianget Siap Mencetak Tenaga Kerja Tingkat Madya Yang Handal dan Profesional di Bidangnya
Home | Kirim Teman | Kontak | Album

Login

Username
Password

Register
Forgot Password
Beranda
Download
Web Links
Rubrik
Interaktif
Buku Tamu
Kirim Artikel
Kontak Kami
Gallery
Forum
Pengumuman Daftar Ulang Mahasiswa CC IT
Formulir Pendaftaran CC IT
Rubrik
·Kegiatan
·Support ICT Dinas Pendidikan
·Saran bijak
Artikel Terakhir
·Tindakan lebih Dasyat daripada Perkataan
·Sampaikan Kebenaran dengan cara Santun
·Model Hybrid System Distance Learning Program
·Dialog dengan Tuhan
·Peran ICT dalam Dunia Pendidikan
Statistik Situs
Visitors :12373 Org
Hits : 37742 hits
Month : 37 Users
Today : 14 Users
Online : 1 Users

Sampaikan Kebenaran dengan cara Santun

Sabtu, 24 Juli 10 - oleh : Gus Yono

bagaimana cara menyampaikan kebenaran dengan cara yang ahsan.

"Man izdada ilman wa lam yazdad hudan, lam yazdad minaLLAHi illa bu'dan"
"Barangsiapa yang makin bertambah ilmunya tapi tak bertambah hidayahnya, niscaya ia akan semakin jauh kepada Allah".

Banyak orang menyampaikan kebenaran tidak dengan cara yang baik sehingga kebenaran itu tidak diterima oleh orang lain. bahkan dapat terjadi perselisihan.

Lu’luah menceritakan bahwa terjadi peristiwa perselisihan antara Harun Al-Rasyid dan istrinya, Zubaidah. Harun berkata, “Engkau dicerai jika aku bukan termasuk ahli surga”. Setelah mengucapkan kata-kata tersebut, Harun merasa menyesal. Lalu dia mengundang beberapa ahli fiqh.

Para ahli fiqh tersebut berselisih pandangan mengenai sumpah Harun Al-Rasyid itu. Harun mengirim surat kepada beberapa ulama di daerah kekuasaannya untuk hadir di istana. Ketika para ulama telah berkumpul, Harun menjumpai mereka dan bertanya tentang sumpahnya, yaitu ucapannya kepada istrinya, ”Engkau dicerai jika aku bukan ahli surgas.”

Para ulama itu masih berselisih pandangan. Ada seorang syikh yang tidak berkomentar, yaitu Al-Laits bin Sa’d. Di akhir pertemuannya, Harun Al-Rasyid berkata kepada Al-Laits. Al-Laits berkata, ”Jika dapat berduaan dengan anda di tempat tertutup, aku akan mengeluarkan pandanganku kepadamu.”

Maka, Harun meninggalkan para ulama saat itu dan masuk ke dalam sebuah ruangan yang bertirai. Setelah berada di tempat tersebut, al-Laits berkata, ”Hendaklah anda mendekat kepadaku.”

Harun mendekat kepadanya. Al-Laits berkata,”Amankah kalau saya berbicara?”
”Aman!” jawab Harun Al-Rasyid.

Al-Laits kemudian meminta Harun untuk menyediakan Al-Qur’an. Setelah Al-Qur’an tersedia, Al-Laits berkata, ”Bukalah olehmu, wahai Khalifah, surah Al-Rahman dan bacalah!” Ketika bacaan Harun Al-Rasyid sampai pada ayat, Dan bagi orang yang takut akan saat menghadapi (maqam) Tuhannya ada dua surga (QS Al-Rahman:46), Al-Laits berkata,”Khalifah, tahan dulu dan katakan olehmu, :Demi Allah!” Mendengar perintah tersebut, raja merasa keberatan. Maka Al-Laits berkata, ”Wahai Khalifah, itu persyaratan yang harus dipenuhi.”

Maka Harun Al-Rasyid berkata, ”Demi Allah!” ketika Harun telah mengucapkan sumpah, Al-Laits berkata, ”Katakan olehmu, ”Sesungguhnya aku takut kepada maqam Tuhanku!” maka Harun Mengucapkannya.

Al-Laits berkata, ”Apa engkau dapatkan itu tidak satu surga, tetapi dua surga!” Lu’luah berkata, ”Aku hanya mendengar tepuk tangan dan luapan kegembiraan dari balik tirai. Harun Al-Rasyid berkata, ”Engkau hebat, Al-Laits!”

”Kemudian dengan perasaan penuh gembira, harun memerintahkan agar Al-Laits menginformasikannya kepada semua orang yang hadir pada peristiwa itu.”

 

kirim ke teman | versi cetak

Berita Saran bijak Lainnya

Tindakan lebih Dasyat daripada Perkataan
Dialog dengan Tuhan
Tidak ada komentar tentang artikel ini
Your Name :
Your Email :
Comment's Title :
Comment :
Security Code : Security Code
Type Code :
Pencarian

cari di
New Download
Pesan Singkat
Poll
Bagaimana situs ini menurut anda ? :

Bagus
Jelek
Susah
No Comment

Visi SMKN 1 Kalianget
Menciptakan SMK yang berstandar internasional, nasional atau sesuai dengan asosiasi profesi pada bidang kompetensi masing - masing bidang keahlian, yang dilandasi oleh iman dan taqwa kepada ALLAH SWT , dengan memberdayakan Sumber Daya Alam yang ada
Selamat Tahun Baru
Keluarga besar SMK Negeri 1 Kalianget Mengucapkan : "Selamat Tahun Baru 2010" semoga di tahun ini semua harapan, cita-cita bisa tercapai dengan baik !!!!


Home | Forum | Album Photo | FAQ | Recommend | Contact



Powered by Happynet Team. auraCMS © 2007
Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Kalianget
Songsong Masa Depan Cerah

RSS2.0